Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 November 2024

JANGAN PALUGADA KALAU MASIH PEMULA

Di manapun berada lebih baik mainkan 1 dulu.

Buat yang sudah ikut kelas BTR (Bina Tim Reseller)  pasti sudah tahu yah karena udah pernah saya share untuk fokus ke 1 hal dulu, jangan terlalu banyak produk kalau masih awal.

Misal nih, mau jualan apa? Ya itu aja dulu difokusin. Kalau mau fokus ke jenis produk misal bayi ya baju bayi semua, meski banyak brand. Ntar sambil nambah perlengkapan bayi plus perlengkapan Ibu, pelan-pelan.

Tapi misal mau fokus ke 1 brand, sedangkan dalam 1 brand itu ada banyak jenis barang, bisa fokus ke brand itu dulu 1 brand aja dulu.

====

Kapan bisa merambah ke produk lain? Atau misal sekarang pegang 1 brand, jika sudah melesat dan sudah jadi, bisa merambah ke produk lain.

Misal nih, jualan Baju bayi, awal gak ada yang tahu kita jualan, kita fokus pajangin di sosmed, sampai semua orang tahu siapa kita, jualan apa… kemudian ada orang gabung jadi reseller, sampai bisnis jalan di mana kita gak terlalu banyak terjun langsung ke Sosmed pun, orderan reseller udah mbludak, mulailah rekrut admin buat bantuin. Lalu jika sudah jadi, biar admin yang pegang, kita nambah produk lain.

Dan palugada-nya seperti itu ya Gaes

Sekalian saya juga mau bahas di hal lainnya kayak : Affiliator/ konten kreator

Sebagai konten kreator, bahasan juga sebaiknya ke 1 hal yang sangat spesifik banget dulu temanya, lalu bisa merambah bahasan lain yang masih berhubungan dengan tema tersebut. Dan kalo udah terbranding, mau ganti tema bahkan sharing kegiatan harian pun orang akan tetep suka.

Sebagai affiliator, karena saya ini adalah affiliator Shopee dan Tiktok, 

Untuk tiktok yah, kalau saya perhatikan nih untuk akun yang langsung jualan (affiliator) bukan akun edukasi (konten kreator) bisa coba 1 jenis barang dulu. Misal mau mainkan Headphone ya headsphone semua. 1 produk bisa dibuatkan puluhan, ratusan bahkan ribuan video. Lalu merambah ke produk yang masih berhubungan dengan itu misal speaker, tws, mic Wireless, dll. Dan lama-lama bisa melebar lagi

Untuk shopee juga sama, fokus ke 1 jenis dulu jika mau bagus hasilnya (meski saya sendiri langsung palugada ya, tapi setelah sekian lama trial, ngerasain gimana efeknya jika fokus 1 jenis produk spesifik dulu lebih mantul hasilnya, Gaes… )

Apa sih efeknya/dampaknya jika main 1 niche dulu? 

- Akun kita mudah diingat orang

- Mereka yang suka 1 jenis barang, akan scroll konten kita selanjutnya, kali aja ada barang lainnya yg ingin kita beli biar sekalian.

- Tertarik untuk follow agar ada notifikasi saat kita uplod sesuatu

- Kita lebih mudah pelajari produk kita sendiri kalo 1 jenis itu aja dulu, dengan paham produk pastinya lebih sat set bikin kontennya dan gak buang banyak waktu. Beda kalo banyak barang, habis belajar A belajar B, kayak pecah fokus.

- Dan mungkin manfaat lainnya, kalian bisa tambahin sendiri

Dan saya sendiri kalau jadi pembeli, akan mudah mencari pilihan di toko yang sama yg menspesialkan ke barang yang dicari daripada scroll tempat lain belum tentu dapat dan malah buang waktu. 

Misal nih, nyari peralatan bayi mending ke toko khusus bayi, karena karena gak bingung milih. Komplit peralatan bayi semua ada, sejak hamil sampai melahirkan.

Mau kebutuhan kucing, mending ke toko Pet (hewan kesayangan) karena bisa sekalian beli makanan, mangkuk, cemilan, mainan, semua ada. Gak peru muter-muter nyari toko lain.

Kalau jadi penonton di sosmed, kita lebih inget yang bahasan 1 atau campur-campur? Kalo saya sendiri suka yang 1 aja. 

Pernah gak scroll sosmed yang misal nih kontennya orangnya bisa main sulap? , pasti kita pengennya si orang tersebut main sulap terus. Baik saat acara, saat di rumah, saat kumpul keluarga, saat sama temen2nya. Bahkan bocoran trik sulapnya. Kita akan penasaran dan gak akan bosan dengan bahasan itu meski dia bikin berulang kali.

Begitupun misal lihat ada orang bisa main gitar, nyanyi lagu A, postingan berikutnya dengan gitar yg sama lagu B, postingan seanjutnya nyanyi dengan temen2nya, postingan lainnya nyanyi sendirian di tempat berbeda.

Saat kita scroll ternyata gak posting yang sejenis, kita akan skip. Contoh saya saat ini tahu Jodok Cello pemain Cello itu karena kontennya mainan cello terus-terusan, tahu Van Toe karena mainan piano terus. Hanya beda lagu dan beda tempat aja. Apakah penonton bosan? Tidak! Malah saya follow karena menunggu upload berikutnya..

Begitupun dengan toko baik online maupun offline, saya dulu pernah beli ke Seorang Ibu yg khusus jualan clodi, sudah 9tahun berlalu tapi saya ingat namanya sampai sekarang. Saya bisa tanya apa aja tentang clodi ke beliau, dari produk yg murah sampai mahal, dari yg baru maupun keluaran lama, dari cara perawatan juga saya bisa tanya-tanya. Bahkan setelah sekian kali beli, saya ikut jadi reseller beliau. Harganya beliau termasuk mahal, tapi karena beliau sangat paham dengan produk yg dijual, saya sangat nyaman bertransaksi dan berjualan produk beliau.

Ini juga gak cuma toko, brand juga sama. 

Misal kayak orang beli produk yang saya jual misal produk Gamis Sylla, produk ini fokus ke warna kalem motif simpel, enak dilihat buat semua kalangan dari remaja sampai emak-emak segala umur. Dan kain yang dipakai bagus-bagus juga. Pernah suatu ketikan Syla bikin motif yg gak sylla banget, saya sebagai Distributor langsung merasa loyo mau jualin. Dan saat udah balik lagi ke ciri khas Sylla, saya semangat lagi. Dan.. karena ciri khasnya itu, maka.. jika ada launching produk lain, banyak yang menunggu motif berikutnya. 

Selain hal di atas, apa coba Type HP yang kalian pakai? Adakah pemakai samsung? Jika sudah suka brand ini biasanha beli berikutnya keluaran terbaru ya brand ini terus. 

Saya bukan penyuka samsung, saya Suka android ya xiaomi, tiap beli ya itu itu terus hanya upgrade aja. Saya suka produk apple gara-gara punya macbook, lalu merambah beli iphone nya, beli headsetnya, dan seterusnya. Saya suka Lenovo speaker, lanjut ke Headphone, lanjut ke tws dan malah sekarang ikut jualin 😅. Dan merambah ke audio lainnya dengan brand lain tapi masih sejenis.

Nah.. udah ada gambaran belum? Intinya manusia mudah mengingat jika kita mengerjakan hal yg spesifik dulu. Dan nanti jika orang suka, mereka akan follow dan ikuti akun kita, bahkan nama kita akan diingat oleh mereka, lalu menunggu yang akan terjadi berikutnya. 

Coba sebutkan Nama salah satu konten kreator idola kalian, Kenapa ingat dia? Apa yang membuta terkesan dan inget namanya?

Atau bisa juga sebutkan toko favorit kalian baik di market place atau di manapun, atau barang favorit kalian di 1 brand tertentu. Dan tulis apa alasannya? Kenapa suka dengan itu?

Silahkan koment ya..


Kamis, 17 Oktober 2024

Kata-kata kebaikan : AFIRMASI

Afirmasi : Ucapkan kata-kata baik untuk diri sendiri. Kata-kata ini singkat, tapi emang harus diterapkan di otak kita. Ini sampai saya ss biar saya ingat, biar gak ada lagi kekhawatiran saat menjalani hidup. 

Saya screenshot gambar ini dari drama China yang berjudul “General’S Lady”.  

Berseliweran drama China di Tiktok dan FB, saya kepo tapi sering kecewa karena banyak ngomong tapi sedikit gerak, nah pas nonton “General’s Lady” beda banget, di sini bener2 bagus banget dan banyak action daripada berbicara. Ceritanya bagus, menegangkan, bikin nangis tapi juga ada lucu-lucunya.

Kalau nonton drama ini, tanpa sadar kayak tenggelam jadi Jin Er, karena bener-bener relate banget sama mamah2 muda yang cemburuan dan emosian tanpa mikir, mengungkit ungkit kesalahan pasangan, dan kurang mendengarkan.Tapi suka susah ditebak. 

 Sedangkan Chi Xiu Ming jauh lebih tenang menghadapi sesuatu. Terpaksa berbohong karena tahu sifat wanitanya berkobar-kobar.

Ini juga relate sama kehidupan kita sehari-hari di mana mungkin suami banyak rahasia yang tidak diceritakan ke kita, karena kalo tahu juga akan berefek buruk, dan lebih berkobar-kobar lagi.

Kalau nonton drama ini, kayaknya jadi makin sayang deh sama suami, setidaknya kita para wanita jadi lebih mikir lagi “suami gak seburuk yang kita kira”, ini juga rekomendasi buat mamah mamah muda yang bawaannya curiga dan cemburuan juga penuh prasangka sama suami.  Tapi jangan baper yah, kalo di sini Xiu Ming banyak kasiu kata-kata mesra sedangkan kita tidak dapat begituan 😅

Eh Ita btw, lanjut ke gambar yang saya ss ini, ini lebih kayak afirmasi, jadi dulu si cewek ini Rou Nan mengembara dari kecil, lahir dari keluarga miskin dan biasa hidup sendiri ke sama ke mari, menjalani hidup di jalanan yang keras tapi dia penolong orang-orang yang dia temui.

Nah… saat berbisnis kain yang lumayan sukses ini ketemu dengan Jin Er yang sama-sama berbisnis kain, mereka ketemu dan mengucapkan itu “Tidak ada kesulitan lagi, yang ada yang baik-baik aja”. 

Rou Nan jualan kain sukses dan ternyata dia menampung bangak orang cacat korban perang, yatim piatu, orang2 miskin dan yang tidak punya keluarga, dan yang masih bisa dipekerjakan dia pekerjakan untuk keluar masuk kota bawa kain, yang dia jual di kota. Beberapa waktu dia datang untuk menengok mereka memberikan uang, kain, makanan, dan kebutuhan mereka.

Roy Nan ini akhirnya jadi permaisuri. Dan tentunya semua rakyat sudah mengenal kebaikannya, dia pahlawan yang sebenernya buat rakyatnya..

Mengenai afirmasi, selalu ucapkan yang baik-baik, jangan mengkhawatirkan atau ketakutan/panik dengan apa yang belum terjadi, misal : duh hamil lagi, gimana besok kasih makannya? Duh bisnis lagi gak baik2, gimana bayar biaya sekolah anak2? dll

Ucapkanlah : Tidak ada kesulitan, yang ada adalah kebaikan, kemudahan, kebaikan, keberlimpahan, kebahagiaan. Dan ucapkanlah kata-kata baik ini untuk diri kita sendiri…

Eroofa


Minggu, 01 Oktober 2023

Utamakan konten berkualitas atau banyakin kuantitas?

 

Banyak orang yang selalu bilang "buatlah konten yang berkualitas" dan hal itu justru membuat kita para pemula menjadi blank, menjadi lupa apa yang akan dikontenin, banyak ketakutan ketakutan seperti : takut gak menarik, takut jelek, takut orang gak suka, takut menyinggung orang lain, dan banyak yang dipikirkan sehingga akhirnya malah gak jadi ngonten.

Jangan sampai apa yang terjadi pada saya terjadi pada kalian, dulu itu sebelum saya ngeblog, saya fokus belajar cara mengganti template tanpa memikirkan isi konten di blog nantinya, saat awal di Tiktok karena selalu berfikir gak seperti orang lain yang bisa make up sambil nyanyi, sambil ngobrol, atau pinter banget ngomong depan kamera, pada pinter banget bikin video, pada jago edit video, pada pinter banget public speaking, pada pinter joget, pada pinter bikin drama, selain itu good looking semua dan lainnya sehingga apa yang terjadi?

Ya, saya insecure, minder... merasa gak bisa apa-apa, merasa gak bisa semuanya. Ngomong takut, depan kamera takut, sehingga tiktok isinya ya hanya video anak aja, karena saya takut bikin konten di Tiktok. 
Dan scrolling selama 2 tahun saya jalani, hanya mencari hiburan juga sampai buang wakt bermenit-menit hanya nontonin tiktok. 

Dan awal 2022 saking saya ingin belajar karena ada temen lain yang cepet banget naik padahal dia katanya gak PD awalnya, tapi bisa followernya cepet banget naik dan melesat, saya jadi ingin ikut kelasnya, dan akhirnya saya ikut kelas online Tiktok dan dari sanalah saya memulai belajar dan mulai berani nongol depan kamera, mulai belajar ngomong meski aneh dan ada yang ngetawain, tapi saya berusaha tetep PD dan fokus ke niche. Fokus sehari 3x ngonten meski awal view masih di bawah 10, tapi terus aja ngonten tiap hari 3x sampai FYP dan berlanjut FYP terus-terusan karena konsisten. 

Dan dengan konsisten, banyakin kuantitas, gak usah pikiran konten kita menarik atau gak, terus aja bikin konten, lama2 akan ketemu konten kita yang disukai sama netizen.

Dan...ini juga berlaku di Facebook dan media sosial lainnya, teruslah membuat konten, meski konten kita mungkin receh buat kita tapi tidak receh buat orang lain, akan ketemu orang2 yang mendekat ke kita karena dirasa konten kita bermanfaat buat mereka.

So, jawabannya daripada mikirin KUALITAS dan kita gak tahu konten kita berkualitas atau gak, lebih baik kita banyakin bikin konten, dan nanti learning by doing kita akan ketemu konten kita yang berkualitas. Gak usah lagi mikirin bagus atau gak, gak usah mikirin konsep terlalu rumit, gak usah mikirin harus jago, pokoknya mulai aja dulu dan terus belajar banyakin kuantitas sampai kita lama-lama bisa bikin konten yang berkualitas.

Bedakan antara berjualan di MP dan sosmed

Sosmed (Sosial media) seperti : Facebook, Instagram, Tiktok, dan lainnya. MP (market place) seperti : Tokopedia, Lazada, Shopee, Bukalapak, dan lainnya yang intinya tempat untuk jual beli barang.

Dan, jangan sampai saat kita jualan di sosmed itu disamakan dengan market place. Kalo di sosmed isinya  full produk jualan, lama-lama orang akan eneg lihat akun kita kalau isinya full produk. Karena beda banget sama sosial media yang murni produk isinya.

Kalau sosmed isinya full produk, lama-lama bisa bikin stress jika gak closing, gak ada interaksi, akan ngeblank mau ngonten apa, jika produk itu itu aja akan bosen, jika gonta ganti produk makin bikin orang yang lihat pengen skip saking eneg, lalu penjual akan jenuh dan gak semangat lagi saat gak closing. 

Untuk berjualan di sosial media, jangan berharap cepet dapat hasil, harus pikirkan dulu apa yang dibutuhkan audiens, harus banyak sharing hal bermanfaat, harus membangun magnet dulu dan harus bersabar dulu membangun branding, baru berpikir berjualan apa nantinya.

Kata Mas Bram di kelas tiktok bitly.com/jejetgc, lebih mudah mencari produk daripada mencari audiens. Bener juga sih, karena mencari supplier untuk dijualin produknya jauh lebih mudah dibanding mendapatkan marketnya.

Daripada langsung jualan dan pusing mencari market, lebih baik membangun kolam dulu sehingga konten kita disukai banyak orang, baru berjualan produk.

Saya juga sharing di kelas BTR bahwa sesuai yang saya praktekin sejak 2008-2009 saya bermain blog, fokus ke berbagi dulu, baru deh setelah setahun mulai menghasilkan uang dari blog itu dan jangka panjang jadinya. Full bersabar dulu membangun traffic, tidak langsung nyari uang secara instant, karena yang instant dikejar dan didapatkan, akan instant juga perginya....

So, mari kita sama-sama belajar membangun lagi dan menjadi konten kreator ya Gaes, apalagi kita bermodal sosial media, jadi banyakin berbagi manfaat bukan full jualan produk...

Sabtu, 30 September 2023

Ganti template SEO friendly atau isi konten dulu?

 

Ini masalah terbesar saya saat membangun akun, dan ini pengalaman saya saat membangun blog. Saya justru sibuk memikirkan tampilan dulu daripada tulisan yang akan ditulis. Sehingga lupa tentang "NICHE" yang akan dibahas, Niche apa yang bisa jadi cuan, ujung-ujungnya blank dan menghilang tanpa jejak karena gak bisa bertahan dan gak bisa jadi pemenangnya, padahal prinsip hidup dalam berbisnis itu "siapa yang bertahan, maka dialah pemenangnya"

Nah, karena sebelumnya saya gonta ganti template, bahkan sampai nyari yang SEO friendly, yang sebagus mungkin agar bisa dilihat di HP maupun laptop, yang nyaman di mata, akhirnya waktu saya habis hanya untuk googling nyari template, waktu habis buat gonta ganti tampilan, waktu saya habis buat mempercantik tampilan, akhirnya apa yang terjadi? kelelahan dan akhrinya setelah template jadi malah BLANK, blog gak terisi, karena gak terisi konten tentunya akan susah kedeteksi sama google, dan siapa yang mau lihat kalau begini?

Nah, ini karena saya membangun lagi blog baru, saya mau fokus nulis aja dulu, pakai template yang ada bawaan google, nanti gampang ganti template jika isi tulisan saya sudah banyak dan saya sudah cukup nyaman menulis banyak hal di sini. 

Jangan sampai kejadian sebelumnya terjadi, yang akhirnya malah blog terlantar, udah tampil cantik tapi isinya kosong karena gak diisi apa-apa, lalu mau buat apa? 

So, saran saya buat temen-temen semua, kalau mau nulis di blog, ayuk mulai aja dulu yah pikirkan mau nulis tentang apa, nulis aja dulu, gak usah mikirin penampilan. Itu sih saran saya, agar kita juga gak ngeblank nantinya, gak kecapekan dan bisa fokus nulis yang banyak....

Ohya di sini, adakah yang belum tahu cara bikin Blog? kalau ada yang belum tahu, nanti pas sempet saya akan buatkan tutorial "cara bikin blog" yah....